pagi guys...
saya kali ini mau nge posting cerpen-cerpen hasil karya dari temanku nih...
kami sekolah di SMP Negeri 4 Mtp...
walaupun baru kelas 2 smp...
temanku ini sangat berbakat untuk menjadi seorang penulis...
dan aku akan menshare cerpen mereka satu-satu...
*PERAHU KERTAS*
Hari ini aku sedang belajar Bahasa
Indonesia,dan aku mencoba untuk membuat sebuah cerpen baru karangan ku yang
berjudul ‘’Pengalamanku waktu pertama kali membuat cerpen’’, mungkin itu
semacam sebuah cerita yang agak panjang,namun sedikit agak singkat,tiba-tiba
aku mendengar suara,,”Gubrakk”,tiba-tiba aku melihat secarik kertas yang jatuh
dari atas lemari ku,ku ambil kertas itu dan kulihat,ternyata itu sebuah perahu
kertas,yang bertuliskan ‘JulDiFer’,yang artinya “Julia & Adira Forever”,lalu
aku teringat akan satu hal,aku teringat waktu kecil ku,waktu aku masih duduk di
bangku sekolah dasar.
Teet teet teet beel selesai istirahat pun berbunyi,,
saat nya
masuk kelas dan melanjutkan pelajaran berikut nya,saat itu hujan lebat,dan guru
yang mengajar pun tidak bisa hadir kesekolah,hanya beberapa guru saja,waktu itu
jam pelajaran Bahasa Indonesia,aku dan teman ku pun lama-lama sudah merasa
bosan,lalu kami pergi keluar kelas,dan kebetulan kelas kami di atas,jadi kami
hanya bisa memandang pemandangan yang ada dibawah,dan kami melihat air yang
menggenangi jalanan,kami pun membuat perahu kertas,dan waktu itu kami main
perahu kertas di luar wilayah sekolah,karena disekolah air hujan yang
menggenangi jalan sekolah sudah di bersih kan,dan kami memutuskan main di luar,kami senang sekali,tiba-tiba aku
mendengar suara mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi,dan “Aaaaaaaaaaaa”,aku
berteriak untuk memanggil teman ku,namun apa boleh buat,harapan ku untuk
menyelamatkan nya kini telah sirna,karena dia telah di tabrak oleh mobil
itu,aku sangat sedih,aku sangat menangis,aku kecewa dengan diriku,waktu itu aku
terus menyalahkan diriku,tidak lama setelah terjadi kecelakaan itu,aku pun
menghubungi keluarga nya Adira teman ku,dan Adira pun langsung di bawa kerumah
sakit,aku melihat nya dalam keadaan kritis,kasihan sekali dia,dan besok nya aku
dapat informasi dari orang tua ku kalau hari ini Adira di operasi,dan mama ku
ingin aku menemani nya disana,karena mama ku tau aku sahabat terbaik
nya,setelah operasi nya berjalan dengan lancar,lalu aku teringat dengan perahu
kertas buatan nya,yang masih ku simpan dengan baik sampai sekarang,ku taruh
perahu kertas itu di badan nya,dengan harapan semoga dia bisa kembali
bangun,dan bermain dengan ku,ku tunggu dan terus ku tunggu,untuk keajaiban datang
pada Adira dan Aku,namun waktu demi waktu kulalui,sekitar 3 jam ku menunggu,dan
hasil nya “WOWWW” kata ku,aku terkejut,dia bangun dari koma nya,aku sangat
senang,walaupun dia belum sembuh betul,luka di kepala nya itu mengalami
benturan yang sangat kuat,waktu demi waktu pun ku tunggu dia,ku rawat
dia,karena aku takut kehilangan sahabat yang baik seperti dia,dia selalu ada
untuk ku,walau aku sedang sedih,senang,luka,merana,sakit,atau pun bahagia,dia
selalu bersama ku,karena menurut kami itu lah arti dari sebuah persahabatan.
Akhir nya Adira sembuh,karena
sudah mengikuti perobatan yang sangat lama dan bertahap,aku sangat
bersyukur,aku masih bisa bertemu dengan nya,kejadian saat itu sempat membuat ku
putus asa,namun aku teringat kata-kata Adira yang selalu mengingatkan ku untuk
tidak berputus asa,aku pun merawat nya dengan sepenuh hati,dengan satu
tujuan,untuk menyembuhkan nya,Adira orang yang sangat baik,peristiwa itu akan
selalu ku ingat sampai kapanpun,kami pun masih ingat waktu kejadian itu,tanggal
20-06-2006,kami selalu memperingati hari itu,kami biasanya membagikan perahu
kertas untuk anak-anak kecil,yang seusia kami dulu,di perahu itu kami tulis “
keep smile J “,
karena bagi kami senyum mereka senyum kami juga,peristiwa itu biasa kami sebut
dengan peristiwa “PERAHU KERTAS”.
Adira pun sekarang sudah sehat
sekali,aku dan Adira masih berteman seperti dulu,dan kami berjanji tidak akan
berpisah,kami akan selalu bersama untuk selamanya,mengingat masa-masa
dulu,memang membuat kami selalu tersenyum yang diselingi tawa,namun jika
mengingat peristiwa “PERAHU KERTAS”,entah kenapa aku selalu ingin
menangis,namun tidak bagi Adira,dia tersenyum,dan menasehati ku agar jangan
selalu menyalahkan diri sendiri,karena Adira tau,kalau itu sudah takdir nya,aku
pun berkata pada nya,betapa beruntung nya aku mendapatkan sahabat seperti
mu.Untuk melepas lelah karena telah belajar dan mengingat semua nya,aku pun
mengambil tas ku dan menaiki motor matic ku,aku melaju kerumah nya Adira,aku
pun bersenang-senang dengan Adira,dan sore hari nya,kami melepaskan sepasang
burung Dara,aku sangat senang,melepaskan burung itu,serasa melepaskan penat dan
lelah yang kami lalui dulu.
~THE END~
cerita ini dibuat oleh "Julia Fitriani" lahir pada 1 juli 2000...
dia adalah teman sekelas saya di kelas 8H...yg hobi nya menulis...
dan saya ingin membantu nya supaya cerita-cerita nya bisa dibaca banyak orang
sekian cerita siatas saya sampaikan...
wassalamualikum wr.wb
by : helsawati > park sang kyung > chisato ebisawa
0 komentar:
Posting Komentar